Thursday, November 30, 2017

Mengenal Aritmia lewat Kasus Kematian Bondan Winarno

Mengenal Aritmia lewat Kasus Kematian Bondan Winarno



Beberapa waktu lalu media televisi, cetak maupun online mengabarkan meninggalnya pakar kuliner Indonesia Bondan Winarno.

Salah satu yang menyedot perhatian publik adalah mengenai komplikasi aritmia yang dialami Bondan pasca menjalai operasi jantung.

Di lansir dari Kompas.com Kamis(30/11/2017) dengan berita “Mengenal Aritmia lewat Kasus Kematian Bondan Winarno”

Apa sebenarnya arimia itu?

Kompas.com melalui sambungan telepon pada Rabu (29/11/2017), dr Dian Setiawan Sp JP FIHA M Kes, menyebutkan aritmia adalah kelainan denyut jantung.

Aritmia berarti detak jantung yang tidak normal. Ini bukan berarti detak jantung Anda lebih lambat atau lebih cepat, melainkan detak jantung Anda keluar dari ritme normalnya.

"Aritmia terjadi karena denyut tidak teratur. Memang aritmia itu basically, kelainan yang ada dalam jantung atau komplikasi yang terjadi akibat kelainan jantung yang lain," ujar cardiologist Indriati Heart Centre Solo Baru tersebut.
Dilansir dari WebMD, Kamis (27/07/2017), aritmia mungkin terasa seperti jantung yang berdetak kencang dan ditambahkan ritme terlalu cepat (takikardia) atau terlalu lambat (bradikardia). Bahkan bisa jadi, Anda tidak memperhatikan apapun karena beberapa aritmia "diam".

Seperti yang dikatakan Dian, aritmia bisa disebabkan banyak hal. Mulai dari memang bawaan kelainan jantung, hingga komplikasi yang muncul setelah berbagai masalah jantung yang dialami seseorang.

Pada kasus Bondan Winarno, aritmia disebut-sebut muncul pasca operasi.
"Ada juga pada waktu tindakan, jantung itu kalau 'direparasi' kondisinya kan hidup, biasanya jika terjadi komplikasi berupa aritmia," kata Dian.

Tipe Aritmia

Dian juga menyebutkan bahwa aritmia punya banyak macam. Tingkat keparahannya pun beragam, mulai dari ringan hingga dapat menyebabkan kematian. Beberapa di antaranya, seperti yang dikutip WebMD berikut ini:

1. Kontraksi atrial prematur, merupakan denyut ekstra awal yang dimulai di atrium. Biasanya, kontraksi ini tidak berbahaya dan tidak membutuhkan pengobatan.

2. Kontraksi ventrikel prematur (PVC), adalah salah satu aritmia yang paling sering terjadi. Biasanya kontraksi ini akan “melewatkan detak jantung”. Kadang-kadang kita merasakannya. Hal ini dapat berhubungan dengan stres atau terlalu banyak kafein atau nikotin. Namun bisa juga, PVC disebabkan oleh penyakit jantung atau ketidakseimbangan elektrolit.

3. Fibrilasi atrium, adalah irama jantung tidak teratur yang menyebabkan bilik atas jantung berkontraksi abnormal.

4. Atrial flutter, adalah aritmia yang biasanya lebih terorganisir dan teratur dibandingkan fibrilasi atrium. Hal ini terjadi paling sering pada penyakit jantung dan pada minggu pertama setelah operasi jantung. Tapi aritmia ini sering berubah menjadi fibrilasi atrium.

5. Paroxysmal supraventricular tachycardia (PSVT), yaitu detak jantung yang cepat. Biasanya dengan irama yang teratur, mulai dari atas ruang bawah jantung, atau ventrikel. PSVT dapat tiba-tiba terjadi dan berakhir.

6. Jalur tambahan takikardi, yaitu detak jantung lebih cepat karena ada jalur tambahan antara ruang atas dan bawah jantung.

7. AV node reentrant tachycardia, adalah jenis lain dari detak jantung yang cepat (takikardi). Biasanya disebabkan oleh adanya jalur tambahan melalui bagian dari jantung yang disebut nodus AV. Hal ini dapat menyebabkan jantung berdebar, pasien pingsan seketika (sinkop), atau gagal jantung. Dalam beberapa kasus, Anda dapat menghentikannya hanya dengan bernapas dan berisitrahat. Beberapa obat juga dapat menghentikan irama jantung ini.

8. Takikardia ventrikel (V-tach), yaitu irama jantung cepat yang dimulai dari ruang jantung yang lebih rendah.  Ini bisa menjadi aritmia yang serius, terutama pada orang dengan penyakit jantung.

9. Fibrilasi ventrikel, adalah kelainan denyut jantung ketika ruang jantung yang lebih rendah bergetar dan tidak dapat berkontraksi atau memompa darah ke tubuh. Ini adalah keadaan darurat medis yang harus diobati dengan CPR (resusitasi jantung) dan defibrilasi sesegera mungkin.

10. Sindrom QT panjang, yaitu aritmia yang berpotensi bahaya dan kematian mendadak. Dokter bisa mengobatinya dengan obat atau perangkat yang disebut defibrillator.

11. Bradiaritmia, adalah irama jantung lambat karena ada gangguan pada sistem listrik jantung.

12. Disfungsi sinus node, adalah irama jantung lambat akibat masalah dengan simpul sinus jantung. Beberapa orang dengan jenis aritmia ini perlu alat pacu jantung.

13. Blok jantung, yaitu ada penundaan atau blok total pada impuls listrik karena perjalanan dari sinus node jantung untuk ruang jantung yang lebih rendah. Jantung berdenyut tidak teratur sering lebih lambat. Dalam kasus-kasus serius, maka pasien membutuhkan alat pacu jantung.

Di lansir dari alodokter.com dengan artikel "Pengertian Aritmia"

Berkonsultasi dengan dokter sangat penting jika muncul gejala-gejala seperti yang disebut di atas. Hal itu bertujuan agar dokter bisa segera mendiagnosa jenis artimia yang dialami dengan cepat dan tepat.

Penyebab Aritmia

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya aritmia, di antaranya:

Ketidakseimbangan kadar elektrolit dalam darah. Kadar elektrolit seperti kalium, natrium, kalsium, dan magnesium mampu mengganggu konduksi impuls listrik di jantung, sehingga meningkatkan risiko terjadinya aritmia.

Penggunaan narkoba. Penggunaan obat-obatan terlarang seperti amfetamin dan kokain dapat memengaruhi kinerja jantung secara langsung sehingga meningkatkan risiko untuk terjadinya fibrilasi ventrikel dan jenis-jenis aritmia yang lain.

Efek samping obat-obatan. Beberapa obat batuk dan pilek yang dijual bebas di apotek dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami aritmia.

Terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Konsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebihan mampu memengaruhi impuls listrik jantung sehingga meningatkan risiko terjadinya fibrilasi atrium.

Terlalu banyak mengonsumsi kafein maupun nikotin (merokok). Kafein dan nikotin menyebabkan jantung berdetak lebih cepat dari normal, dan dapat berkontribusi terjadap terjadinya aritmia.

Gangguan kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif mampu meningkatkan risiko terjadinya aritmia.

Sleep apnea obstruktif. Kelainan ini, di mana pernapasan menjadi terganggu pada saat tidur, dapat meningkatkan risiko bradikardia, fibrilasi atrium, serta jenis aritmia yang lainnya.

Diabetes. Selain meningatkan risiko aritmia, diabetes yang tidak terkontrol juga mampu meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan tekanan darah tinggi.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi akan menyebabkan dinding bilik kiri jantung menebal dan menjadi kaku, sehingga aliran listrik jantung akan terganggu.

Penyakit jantung koroner, gangguan lain pada jantung, atau riwayat operasi jantung. Penyempitan pembuluh darah arteri jantung, serangan jantung, kelainan pada katup jantung, gagal jantung, dan kerusakan jantung lainnya merupakan faktor risiko dari hampir segala jenis aritmia.

Diagnosis Aritmia

Untuk mendiagnosis aritmia dokter akan melakukan beberepa tes, di antaranya:

Ekokardiogram. Untuk mengevaluasi fungsi katup dan otot jantung serta mendeteksi penyebab aritmia dengan bantuan gelombang suara ultrasound.

Elektrokardiogram (EKG). Untuk merekam aktivitas elektrik di dalam jantung dengan menempelkan elektroda pada permukaan kulit di dada.

Uji Latih Beban Jantung. Pasien akan diminta untuk melakukan latihan fisik, seperti mengayuh sepeda statis atau berjalan di atas treadmill. Kemudian tekanan darah dan denyut jantung pasien diteliti melalui monitor. Metode diagnosis ini dipadukan dengan elektrokardiogram. Dari tes ini, dokter dapat melihat seberapa jauh tingkat keteraturan irama jantung sebelum berubah oleh pengaruh aktivitas fisik tadi.

Monitor Holter. Cara kerja alat ini tidak jauh berbeda dengan elektrokardiogram. Namun bedanya, alat yang bernama monitor Holter ini bisa dibawa pasien pulang agar dapat merekam aktivitas jantungnya selama dia melakukan rutinitas tiap hari.

Studi elektrofisiologi. Lokasi aritmia dan penyebabnya dapat diketahui dengan menggunakan teknik pemetaan penyebaran impuls listrik di dalam jantung. Dokter akan memasukkan sebuah kateter yang dilengkapi elektroda ke beberapa pembuluh darah di dalam jantung. Studi elektrofisiologi juga bisa digunakan serupa seperti metode tes tekanan, dengan cara merangsang jantung berkontraksi pada tingkat yang dapat memicu perubahan detak dengan menggunakan elektroda tersebut.

Kateterisasi jantung. Metode ini menggunakan alat yang sama dengan studi elektrofisiologi, yaitu kateter. Namun pada kateterisasi jantung, pemeriksaan dilakukan dengan bantuan zat pewarna khusus dan X-ray untuk mengetahui kondisi beberapa bagian jantung seperti bilik, koroner, katup, serta pembuluh darah.

Pada beberapa kasus, dokter dapat dengan mudah mendiagnosis aritmia melalui pemeriksaan denyut jantung biasa. Namun ada beberapa kondisi selain aritmia yang juga memiliki gejala yang sama. Untuk memastikan pasien menderita aritmia serta penyebabnya, tes-tes yang lebih detil harus dilakukan. Hasil diagnosis akan memudahkan dokter dalam menentukan jenis pengobatan yang sesuai.

Pengobatan Aritmia

Ada sebagian pasien aritmia yang tidak membutuhkan pengobatan. Pengobatan biasanya diberikan dokter jika melihat gejala aritmia pasien berpotensi menjadi lebih buruk atau menyebabkan komplikasi. Jenis pengobatan yang dilakukan adalah:

Obat-obatan, misalnya obat-obatan penghambat beta yang dapat menjaga denyut jantung agar tetap normal. Ada juga obat-obatan antikoagulan seperti aspirin, warfarin, rivaroxaban, dan debigatran yang menurunkan risiko terjadinya penggumpalan darah dan stroke.

Alat picu jantung dan implantable cardioverter defibrillator (ICD). Untuk menjaga detak jantung tetap normal pada kasus-kasus aritmia tertentu. Alat ini dipasang di bawah kulit dada bagian atas pasien. Ketika alat ini mendeteksi adanya perubahan ritme jantung, alat ini akan mengirim sengatan listrik pendek ke jantung guna menghentikan ritme yang tidak normal tersebut dan membuatnya kembali normal.

Kardioversi. Jika suatu kasus aritmia tidak bisa ditangani dengan obat-obatan, kardioversi akan dilakukan. Dokter akan memberikan kejutan listrik ke dada pasien untuk membuat denyut jantung kembali normal. Kardioversi elektrik biasanya diberikan pada kasus aritmia fibrilasi atrium dan takikardia supraventrikular.

Metode ablasi. Untuk mengobati aritmia yang letak penyebabnya sudah diketahui. Dokter akan memasukkan sebuah kateter dengan panduan X-ray melalui pembuluh darah di kaki. Ketika kateter berhasil menemukan sumber gangguan ritme jantung, maka alat kecil itu akan merusak bagian kecil jaringan jantung tersebut.

Pencegahan Aritmia

  • Aritmia dapat dicegah melalui langkah-langkah berikut ini:
  • Menghindari atau mengurangi stres.
  • Mengonsumsi makanan sehat.
  • Menjaga berat badan ideal
  • Tidak sembarangan mengonsumsi obat tanpa petunjuk obat dari dokter, terutama obat batuk dan pilek yang mengandung zat stimulan pemicu jantung berdetak cepat.
  • Membatasi konsumsi minuman keras dan berkafein.
  • Tidak merokok dan berolahraga secara teratur.

Komplikasi Aritmia

Komplikasi terjadi jika aritmia membuat jantung tidak mampu memompa darah secara efektif. Jika aritmia tidak segera ditangani atau tidak mendapat penanganan yang tepat, maka dalam jangka panjang pasien bisa mengalami gagal jantung, stroke, bahkan bisa berujung kematian.

Wednesday, November 29, 2017

Waspadai Tingginya Pertumbuhan Kasus HIV di Eropa, Menkes Dorong Masyarakat Berani Tes HIV

Waspadai Tingginya Pertumbuhan Kasus HIV di Eropa, Menkes Dorong Masyarakat Berani Tes HIV



Jelang Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengomentari pertumbuhan kasus HIV (human immunodeficiency virus) di Eropa. Menurut WHO, pertumbuhan kasus HIV di Eropa sudah harus diwaspadai, setiap tahun dihantui dengan meningkatnya pengidap HIV.

Penyebabnya pada tahun 2016, ada sekitar 160 ribu kasus HIV baru yang terjadi di 53 negara Eropa. 80 Persen kasus HIV baru ini berasal dari Eropa Timur.

"Angka ini merupakan angka kasus baru tertinggi dalam satu tahun. Jika tren ini berlanjut, kita tidak akan bisa mencapai target untuk mengeliminasi epidemi HIV pada tahun 2030," tutur Zsuzsanna Jakab, direktur regional WHO Eropa, dikutip dari Reuters.

Data WHO menyebut prevalensi kasus HIV baru di Eropa melonjak 56 persen dalam 10 tahun terakhir. Pada tahun 2007, prevalensi adalah 12 kasus baru dari 100.000 penduduk. Sementara pada 2016, prevalensi kasus baru ada di angka 18,2 dari 100.000 penduduk. Selain jumlah kasus baru yang banyak, kekhawatiran lainnya adalah terlambatnya pada pasien mendapat pengobatan. Jakab mengatakan pasien-pasien yang baru terdata diketahui sudah terinfeksi beberapa tahun sebelumnya.

Hal ini membuat peluang pengobatan HIV untuk sukses menjadi berkurang. Selain itu, dikhawatirkan juga pasien sudah menularkan virus tanpa diketahuinya.

Direktur European Center for Disease Prevention and Control (ECDC), Andrea Ammon mengatakan negara-negara Eropa perlu meningkatkan respons dan menggalakkan deteksi dini HIV. Saat ini, jarak antara diagnosis HIV dengan ketika pasien terinfeksi adalah 3 tahun. "3 tahun adalah waktu yang lama. Anda bisa tanpa sadar menularkan HIV ke orang lain sebelum akhirnya didiagnosis positif HIV," tuturnya.
Penyakit AIDS akibat infeksi virus HIV tak dimungkiri jadi sorotan dunia, dan setiap 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia.  Secara global, diperkirakan ada sekitar 36,7 juta orang yang hidup dengan HIV hingga 2016. Jumlah ini ditengarai meningkat tiap tahunnya (detikhealty, rabu, 29 November 2017) .

Di ambil dari berita cnn.indonesia.com. Menurut Wiendra Waworuntu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI, hingga Juni 2017 dilaporkan ada lebih dari 255 ribu kasus kejadian HIV di Indonesia. Sebanyak 72,4 persen kejadian HIV di Indonesia disebabkan oleh hubungan seksual yang tidak terproteksi.


"Di Indonesia, ada 255.527 kasus HIV. Kalau melihat laporan dari tiap provinsi di Indonesia, ada sekitar 100 ribu kasus per hari. Ini kebanyakan karena seks berisiko secara heterogen maupun homogen," ujar Wiendra dalam perayaan Hari AIDS Sedunia di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/11).

Wiendra prihatin karena kasus kebanyakan terjadi pada mereka yang berusia produktif antara 21-29 tahun. Upaya pemerintah, lanjutnya, dirasa cukup optimal melalui promotif, preventif, kuratif dan rehabilitasi. Namun, semua tak akan berarti tanpa adanya keterlibatan masyarakat.

Harapannya, pada 2030 mendatang, Indonesia mencapai 3 Zero yakni tidak ada lagi kasus kejadian HIV, tidak ada yang meninggal akibat AIDS, dan tidak ada stigma buruk maupun diskriminasi terhadap ODHA atau orang dengan HIV/AIDS. Hal ini juga perlu didukung unit-unit pelayanan kesehatan demi akses kesehatan yang lebih baik.

Di sisi lain, kini stigma buruk terkait HIV/AIDS semakin luntur. Wiendra berkata, orang kini lebih terbuka sehingga harapannya, tidak akan ada lagi stigma buruk bagi ODHA. ODHA biasanya merasa didiskriminasi masyarakat karena pandangan buruk masyarakat akan HIV/AIDS. Padahal, lanjut Wiendra, HIV/AIDS merupakan penyakit kronis dan selayaknya ODHA diperlakukan sama dengan mereka yang memiliki penyakit kronis lain.

"Penyakit kronis itu seperti hipertensi, diabetes, cuma bedanya penyakit-penyakit tadi obatnya lebih mudah didapat di pasaran," tambah Wiendra.

Tuesday, November 28, 2017

Jambu Biji – Kandungan Gizi, Manfaat dan Keterangan Ahli

Jambu Biji – Kandungan Gizi, Manfaat dan Keterangan Ahli

Di kutip dari Kompas.com Jambu biji atau yang sering juga disebut jambu klutuk, adalah buah yang amat berguna bagi kesehatan. Termasuk bagi mereka yang berniat mengurangi berat badan.

Praktisi Gizi Makrobiotik dan Praktisi Kesehatan, Shilpa Arora mengatakan, jambu biji  memiliki kadar GI yang rendah.

GI adalah Indeks Glikemik yakni peringkat relatif karbohidrat dalam makanan sesuai dengan bagaimana makanan itu mempengaruhi kadar glukosa dalam darah. Jambu klutuk tidak menaikkan kadar gula darah. Selain itu, kata Arora, jambu klutuk adalah buah terbaik untuk menangani kondisi ketidakseimbangan hormon.

Menurut Arora, seperti dikutip dari laman NDTV, penderita diabetes dan jantung sekalipun bisa menikmati nutrisi ini. Karbohidrat dengan nilai GI rendah atau kurang dari 55, akan lebih lambat dicerna, diserap dan dimetabolisme. Kondisi ini menyebabkan kenaikan glukosa darah lebih rendah dan lebih lambat.

sumber image buahaz.com

Mengapa jambu klutuk ideal untuk menurunkan berat badan?

Jambu klutuk dikemas dengan protein dan serat berkualitas bagus. Baik protein maupun serat membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Hal itu membuat Anda akan merasa kenyang dalam durasi yang lebih lama. Tentu, kondisi ini akan mencegah Anda makan berlebihan, yang bisa berakibat pada kenaikan berat badan.

Kandungan serat yang tinggi pun membantu mengatur metabolisme Anda.
Jambu biji, terutama yang tidak matang, memiliki gula jauh lebih sedikit dibandingkan apel, jeruk, anggur, dan buah lainnya. Jambu adalah buah kaya serat makanan, dan memenuhi sekitar 12 persen asupan serat harian Anda.

Dengan demikian jambu klutuk menjadi amat baik  untuk semua masalah perut Anda.
Oh ya, hal lainnya adalah, jambu biji dimakan dalam bentuk apapun, membantu Anda untuk buang air besar lebih baik, dan meningkatkan pencernaan yang sehat.
Nutrisi yang sehat akan membantu Anda menurunkan berat badan secara sehat.
Jambu klutuk pun rendah kalori. 100 gram jambu klutuk memberi sekitar 52 kalori dan sedikit lemak.

Sebenarnya, jambu biji adalah anggota makanan 'kalori negatif'. Arora mengatakan, jambu membakar lebih banyak kalori daripada yang sebenarnya.

Berikut ini kandungan gizi jambu biji merah per 100g
  • Asam pantotenat 0.451 mg 9%
  • Air 86 gram
  • Besi 0,26 mg 3%
  • Crypto-xanthin-ß 0 mcg
  • Elektrolit
  • Energi 68 Kcal 3,5%
  • Folates 49 mcg 12,5%
  • Fosfor 11 mg 2%
  • Thiamin 0,067 mg 5,5%
  • Total Lemak 0,95 g 3%
  • Vitamin A 624 IU 21%
  • Vitamin C 228 mg 396%
  • Vitamin E 0,73 mg 5%
  • Vitamin K 2.6 mcg 2%
  • Kalium 417 mg 9%
  • Kalsium 18 mg 2%
  • Karbohidrat 14,3 g 11,5%
  • Kolesterol 0 mg 0%
  • Lycopene 5204 mcg
  • Magnesium 22 mg 5,5%
  • Mangan 0,150 mg 6,5%
  • Mineral
  • Natrium 2 mg 0%
  • Niacin 1,084 mg 7%
  • Phyto-nutrisi
  • Protein 2,55 g 5%
  • Pyridoxine 0,110 mg 8,5%
  • Riboflavin 0,040 mg 3%
  • Selenium 0.6 mcg 1%
  • Seng 0,23 mg 2%
  • Serat diet 5.4 g 14%
  • ß-karoten 374 mcg
  • Tembaga 0,230 mg 2,5%
Kalau di lihat dari manfaat jambu biji, dikutip dari manfaat.co.id jambu bij memiliki banyak manfaat. Mengapa buah jambu biji sangat baik untuk kesehatan? Berikut ini adalah beberapa kandungan gizi dan nutrisi yang ada di dalam jambu biji dan menjadikan alasan bahwa jambu biji  ini sangat baik untuk tubuh.

1.  Antioksidan
Dalam jambu biji memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. ternyata bukan hanya di dalam buahnya saja namun juga di dalam daunnya, jadi anda juga bisa membuat teh yang terbuat dari daun jambu biji yang sudah kering. Antioksidan sangatlah penting bagi kesehatan tubuh karena mampu menangkal zat karsenogenik atau yang lebih terkenal dengan istila radikal bebas. Jika radikal bebas masuk ke dalam tubuh dengan mudah maka dapat menyebabkan kerusakan sel yang mamppu memicu tumbuhnya berbagai jenis penyakit seperti kanker, penyakit di pembuluh darah dan penyakit berbahaya lainnya. oleh karena itu anda tidaklah perlu ragu jika ingin mengonsumsi jambu biji.

2.  Fitonutrein
Buah yang memiliki daging berwarna seperti jambu biji, semangka, strawberry, buah naga merah mengandung zat yang dinamakan sebagai fitonutrein dimana manfaatnya sangat baik bagi kesehatan mata dan juga memelihara organ prostat.

3.  Vitamin A
Tahukah bahwa anda lebih baik disarankan untuk mengonsumsi buah yang memiliki warna cerah dan menggoda? Hal ini bukan karena tampilannya saja yang lebih cantik dan segar namun juga buah tersebut memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang lebih banyak dibandingkan dengan buah yang pucat. Buah segar dan cerah seperti mangga, jambu biji merah, semangka, tomat dan lainnya mengandung zat karetenoid yang sangat tinggi. karetenoid adalah vitamin A dimana vitamin A ini juga sangat baik bagi kesehatan. Vitamin A sudah terkenal sangat baik untuk kesehatan mata namun juga sangat baik untuk mencegah penyakit  jantung, membuat kulit tetap sehat, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan menjaga serta merawat sel-sel tubuh.

4.  Vitamin C
Menurut penelitian kandungan vitamin C yang ada di dalam buah jambu biji merah 4 kali lebih banyak dari pada yang ada di dalam buah jeruk. Jumlah ini tentunya sangatlah baik bagi anda karena manfaat dari vitamin C ini sangatlah penting bagi tubuh. manfaat dari vitamin C ini antara lain adalah untuk menjaga kesehatan gigi, gusi dan mulut, menjaga kesehatan pembuluh darah, meningkatkan fungsi otak, membantu menyenbuhkan bekas luka dan membantu tubuh saat menyerap zat besi. Selain itu vitamin C juga digunakan untuk membantu meniingkatkan kolagen tempat dimana sel-sel dibentuk.
Itulah empat kandungan gizi dan nutrisi utama yang ada di dalam jambu merah yang perlu anda ketahui. Tentu saja masih banyak kandungan lainnya yang juga sangat baik bagi tubuh yang tidak dipaparkan di dalam artikel ini.


Manfaat jambu biji merah bagi kesehatan

Setelah anda mengetahui apa saja kandungan yang ada di dalam jambu biji merah kemudian mungkin anda bertanya-tanya apa sajakah manfaat dari buah jambu biji merah ini untuk kesehatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari jambu biji merah bagi kesehatan.

1. Mencegah kanker

Manfaat dari buah jambu biji merah adalah untuk mencegah kanker. Hal ini dikarenakan buah jambu biji merah mengandung kalori dan lemak rendah. Selain itu kandungan vitaminnya juga cukup tinggi di dalam buah jambu merah. Kandungan antioksidan dalam buah jambu biji merah juga efektif dalam mencegah pertumbuhan sel kanker secara signifikan jika anda mengonsumsinya secara rutin.

2. Melancarkan pencernaan

Selain antioksidan kandungan lainnya yang ada di dalam buah jambu biji merah namun di dalamnya juga mengandung serat larut sebanyak 5,4 gram dalam setiap buahnya. Serat inilah yang kemudian mampu melancarkan pencernaan dan menghindarikan terjadinya penumpukan kotoran di dalam usus. Selain itu serat juga berfungsi dalam melindungi membrane usus dari ikatan zat kimia yang berbahaya dari makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. zat kimia itulah yang disinyalir menjadi penyebab kanker.

3. Menjaga fungsi saraf dan otak

Dengan mengonsumsi secara rutin buah jambu biji merah itu berarti anda juga sedang berusaha menjaga fungsi saraf dan otak anda. Hal ini dikarenakan jambu biji merah mengandung vitamin B3 dan vitamin b6 yang mampu merangsang kinerja otak. Vitamin B6 atau yang juga dikenal dengan istilah pyridoxine ini juga berfungsi sebagai pelancar aliran darah dan dapat memberikan asupan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh otak dan saraf.

4.  Menangkal radikal bebas
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa kandungan vitamin C dalam buah jambu biji merah ini sangatlah tinggi dan bisa dijadikan sebagai antioksidan alami dalam tubuh. antioksidan ini mampu menangkal radikal bebas dengan sangat efektif. Radikal bebas yang berkembang saat ini dari lingkungan sangatlah mengkhawatirkan misalnya saja dari berbagai jenis polusi, seperti asap rokok, asap kendaraan, sinar UV berlebihan dan masih banyak lagi lainnya.

5.  Mengendalikan tekanan darah
Kandungan senyawa elektrolit yang bernama kalium di dalam buah jambu biji merah juga sangat baik bagi tubuh. kalium mampu membantu mengendalikan tekanan darah tinggi akibat dari adanya reaksi natrium. Jadi jika anda merasa memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi maka anda sangat disarankan untuk mengonsumsi buah yang mengandung kalium tinggi salah satunya adalah buah jambu biji merah. Buah lainnya yang mengandung kalium adalah pisang dengan kadar kalium yang setara dengan yang ada di dalam buah jambu biji merah. Penyakit hipertensi tidak boleh disepelekan yak arena itu adalah penyakit yang membunuh secara perlahan dan tidak menampakan gejala secara signifikan.

6.  Menyehatkan kelenjar tiroid
Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. jika fungsi dari kelenjar ini terganggu maka juga akan bisa membuat kesehatan tubuh menjadi terganggu. Untuk membantu menyehatkan kelenjar tiroid, anda bisa mengonsumsi buah jambu biji merah karena di dalamnya mengandung mineral tembaga yang sangat baik untuk kesehatan kelenjar tiroid.

7. Membantu menyerap nutrisi

Senyawa lain yang ada di dalam buah jambu biji merah adalah mangan. Mangan ini memiliki fungsi mulia yaitu sebagai pembantu dalam penyerapan nutrisi saat makanan berada di dalam usus. Kesehatan tubuh juga akan tergantung dari seberapa maksimalnya nutrisi yang diserap oleh tubuh.

8. Merelaksasi tubuh

Jika anda saat ini sedang penat dengan keseharian dan kesibukan anda pada pekerjaan cobalah untuk membuat jus jambu biji merah tanap gula lalu rebahkan tubuh anda. Tindakan kecil namun bisa membuat mood anda terbentuk kembali. Buah jambu biji merah mengandung magnesium yang mampu membuat efek rileks pada tubuh. magnesium mampu mengendurkan otot dan saraf yang tegang karena kurang istirahat dan stress. Ditambah lagi dengan kandungan vitamin B6-nya yang memiliki fungsi sebagai perileks saraf.

9. Baik untuk ibu hamil

Lagi-lagi karena kandungan vitamin dan nutrisi lainnya yang ada di dalam buah jambu biji merah membuat buah jambu biji merah sangat baik dikonsumsi oleh para ibu hamil. Vitamin dan nutrisi yang ada di dalam buah jambu biji merah mampu melindungi janin dan juga menjaga kesehatan ibu hamil. Anda yang saat ini sedang hamil jangan sampai lupa menambahkan buah jambu biji merah ke dalam menu harian anda karena mampu mencegah anemia dan melengkapi gizi yang baik untuk kesehatan ibu dan janin. Selain itu resiko diabetes saat masa kehamilan juga bisa ditekan dengan mengonsumsi buah jambu biji merah ini sehingga meskipun hamil, tubuh tetap sehat dan bugar.

Manfaat jambu biji merah untuk kecantikan

Selain untuk kesehatan, buah jambu biji merah ternyata juga sangat baik untuk menjaga kecantikan lho. Apa saja manfaatnya bagi kecantikan? Simak selengkapnya berikut ini.

1. Merawat kulit wajah

Kandungan vitamin yang ada di dalam buah jambu biji merah ini sangatlah baik untuk merawat kulit wajah. Anda bisa mengambil manfaatnya dengan menggunakannya sebagai masker wajah. Cara membuatnya pun sangat mudah, anda hanya harus menghaluskan buah jambu biji merah yang sudah matang bisa dengan cara ditumbuk biasa atau dengan menggunakan blender. Setelah itu campurkan denga putih telur supaya khasiatnya lebih maksimal dan supaya adonan masker menjadi lengket sehingga mudah menempel di wajah. Setelah itu oleskan masker pada wajah dan diamkan selama kurang lebih 20 menit. Masker akan menghilangkan sel-sel kulit mati sehingga kulit wajah akan menjadi lebih cerah dan terawat kembali. Setelah 20 menit anda bisa membilasnya dengan menggunakan air hangat.

2. Melindungi kulit dari UV
Tahukah anda bahwa buah jambu biji merah mengandung zat likopen yang 2 kali lebih banyak dibandingkan dengan yang ada di dalam tomat. Likopen adalah antioksidan alami yang fingsinya melindungi kulit dari sinar UV dari sinar matahari pada siang hari sehingga kulit akan lebih terlindungi dan lebih sehat. dengan mengonsumsi jambu biji merah ini anda akan mendapatkan kulit lebih cerah dan terawatt.

3. Mencegah penuaan dini

Berbagai macam jenis vitamin dan antioksidan yang ada di dalam buah jambu biji merah sangatlah bagus untuk kesehatan terutama kesehatan kulit. Dengan kandungan tersebut mampu menghalau datangnya tanda-tanda penuaan dini seperti garis-garis halus, keriput dan tanda-tanda penuaan dini lainnya. selain itu radikal bebas dan racun yang masuk ke dalam kulit juga akan menghilang dengan lebih optimal.

4.Sebagai toner kulit alami

Masih berhubungan dengan kandungan vitamin dan mineralnya yang cukup tinggi membuat buah jambu biji merah dapat digunakan sebagai penyegar kulit secara alami. Elastisitas kulit akan tetap terjaga sehingga akan terhindar dari berbagai masalah kulit seperti kulit kering, stretch mark, keriput, garis halus dan masih banyak lainnya. anda bisa menggunakan buah jambu biji merah sebagai ramuan herbal untuk kulit anda. Caranya adalah dengan membuat rebusan jambu biji merah dan menggunakannya untuk mencuci wajah dan lakukanlah secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Mengatasi masalah kulit

Vitamin C di dalam jambu biji merah mampu meregenerasi kolagen, zat yang ada  di dalam kulit yang menegaskan kulit. Karena kolagen sehat dan terawatt maka berbagai masalah kulit pun bisa menjadi hilang dengan memanfaatkan buah jambu biji merah ini. jadi jika anda memiliki berbagai permasalahan kulit seperti flek hitam, jerawat, keriput, garis halus dan lainnya, jangan sungkan untuk mengonsumsi buah jambu biji merah ya.

6. Memperindah rambut

Jambu biji merah juga baik untuk kesehatan rambut karena mengandung berbagai jenis vitamin seperti vitamin C, vitamin A, dan Vitamin B kompleks. Kandungan senyawa lainnya yang ada di dalam buah jambu biji merah seperti mangan, magnesium, kalium, serat, flavonoid dan lainnya juga sangat bermanfaat bagi kesehatan rambut. Jadi jika anda sedang mengalami berbagai masalah rambut seperti rambut rontok, ketombe, rambut bercabang dan lainnya tidak usah sungkan mengonsumsi buah jambu biji merah ya.



Friday, July 28, 2017

Bawang Dayak, Mutiara Merah Kalimantan

Bawang Dayak, Mutiara Merah Kalimantan

Saat ngumpul bareng teman, seorang teman bertanya tentang bawang dayak, hmm... bawang dayak terasa asing di telinga, Admin penasaran dan ingin tahu tentang bawang dayak?.   Tertarik dengan segala hal yang berbau herbal Admin mencoba mencari tahu lebih banyak tentang bawang dayak, dari beberapa artikel kesehatan dan jurnal-jurnal yang membahas tentang bawang dayak ternyata bawang danyak memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, oke kita mulai dulu dari asal usul bawang dayak.



Bawang dayak atau bawang sabrang adalah salah satu species bawang yang berasal dari Amerika. Tanaman ini banyak tumbuh di daerah pegunungan dengan tinggi antara 600–1500 m dpl. Bawang dayak menyukai tempat-tempat terbuka dengan tanah yang banyak humus dan lembab.

Bawang dayak merupakan tanaman berumpun atau bergerombol dan berbatang basah dengan ketinggian tanaman mencapai 50 cm, umbi panjang, berbentuk bulat telur, berwarna merah seperti bawang merah dan tidak berbau. Daun bawang dayak berwarna hijau beriga, mirip anggrek tanah. Bunganya berwarna putih dan biasa mekar pada sore hari selama beberapa jam.