Wednesday, March 14, 2018

Coffee Break Ternyata Baik Untuk Kesehatan Otak

Istilah Coffee Break di dunia kerja adalah hal yang di lakukan di perusahaan - perusahaan besar, dimana waktu tersebut lebih di maksudkan untuk merileksasi ketegangan pikiran saat bekerja, coffee break sendiri adalah istilah untuk istirahat singkat selama 10 hingga 20 menit di hari kerja, di suatu acara pertemuan, atau perkumpulan, yang merupakan waktu umum untuk menikmati secangkir kopi, atau teh, atau makanan kecil. Tradisi ini juga dapat disebut sebagai istirahat minum teh, atau Afternoon Tea. Istilah lain untuk hal serupa biasa di istilahkan dengan jeda pada waktu kerja.

Menurut psikolog Tara de Thouars, istirahat sejenak di sela-sela kerja bukanlah sebuah kemalasan tapi justru mendukung produktivitas. Manfaatnya antara lain, saat istirahat, keputusan akan lebih mudah diambil. Bahkan, apa pun keputusan yang dihasilkan lebih efektif.   "Kalau bisa ambil jeda sebentar, keputusan yang kita buat lebih clear," kata Tara saat peluncuran logo baru Vit, di Jakarta, Selasa (13/3).   Manfaat kedua, otak bisa jauh lebih kreatif yang akhirnya bisa memunculkan ide-ide baru. 


Otak butuh penyegaran dan istirahat sejenak adalah bagian proses tersebut. Setelah istirahat, otak akan memicu 'Aha' momen, yang dikenal sebagai kemunculan ide-ide kreatif dan baru.   "Karena saat istirahat, otak tidak akan mengalami kebuntuan. Kebalikannya, kalau otak butek (buntu), pasti tidak akan bisa mikir dan ide kreatif enggak akan muncul," katanya.   Dengan beristirahat atau mengambil jeda kita juga mengembalikan motivasi kerja. Menurut Tara, saat bekerja, yang berfungsi adalah otak bagian depan dan perlu istirahat agar kemudian diaktifkan lagi.   "Saat itu baru kita akan termotivasi kembali untuk bekerja," ujarnya.   

Istirahat juga bermanfaat untuk kesehatan mental dan fisik. Secara mental kita akan tetap memiliki emosi positif. Seseorang yang memiliki emosi negatif justru akan terbebani dan logika tak akan jalan.   "Kalau emosi baik, apa pun yang kita kerjakam akamselesai dengan baik juga," katanya.   Lalu, apa yang bisa dilakukan saat jeda? Tara mengatakan beberapa aktivitas seperti tarik dan buang napas dalam-dalam bisa dilakukan. Kemudian bisa relaksasi, memakan camilan, minum dan tidur sebentar. Waktu yang diperlukan adalah sekitar 10-15 menit, tergantung situasi dan kondisi lingkungan kerja. "Tapi tidak ada acuan waktu yang pasti berapa kali harus ambil istirahat sejenak. Itu tergantung kondisi tubuh, kalau memang sudah tidak fokus, lelah, stres, ada baiknya istirahat sejenak," katanya. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jeda Saat Bekerja Bukan Tanda Malas ". 

SHARE THIS

Author:

Pentingnya informasi tentang cara hidup sehat, membuat admin terinspirasi untuk berbagi informasi, pengalaman dan pengetahuan tentang cara hidup sehat.

0 comments: